Pasca tragedi runtuhnya dua gedung kembar WTC dan Pentagon di Amerika Serikat pada 11 September 2001,stereotipe negatif dilekatkan masyarakat Eropa dan Amerika Serikat kepada Umat Islam dari mulai teroris,ekstrimis dan fundamentalis. Bahkan sikap itu telah mereka tunjukan lewat berbagai cara termasuk film.
Namun setelah berlalunya era pemerintahan agresif George W Bush yang dikenal sebagai kaum Neo Conservatif dan digantikan Presiden Obama yang sedikit melunak dan beritikad membangun hubungan yang lebih mesra antara Barat dan Islam, tak sedikit sineas Barat yang coba menggali Islam dari sisi lain.
Tampilkan postingan dengan label Islamophobia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamophobia. Tampilkan semua postingan
1 Nov 2010
Pergeseran Wajah Islam Di Film Barat
31 Okt 2010
Kelompok Ultra Kanan Jerman Terus Kampanyekan Penolakan Masjid Koln
Cobaan untuk Umat Islam Jerman tampaknya belum berhenti dalam waktu dekat ini. Setelah isu rasisme beberapa waktu lalu,kini kelompok ultra kanan Jerman terus mengkampanyekan penolakan terhadap pembangunan Masjid Koln (Cologne). Kelompok ini bahkan telah menjalin aliansi dengan sebuah partai yang memiliki aliran politik serupa di Austria, Far-Right Freedom Party (FPO).
Masjid Koln itu kelak juga akan dijadikan pusat budaya Turki,hal ini tidak heran karena mayoritas imigran Muslim Jerman adalah warga Turki. Pembangunan masjid yang didisain futuristik ini sekarang masih berlangsung.
Masjid Koln itu kelak juga akan dijadikan pusat budaya Turki,hal ini tidak heran karena mayoritas imigran Muslim Jerman adalah warga Turki. Pembangunan masjid yang didisain futuristik ini sekarang masih berlangsung.
14 Okt 2010
Rasisme di Jerman
Rupanya Islamophobia masih belum bisa dihilangkan dari Eropa. Setelah para politisi merayakan kemenangan meyakinkan partai-partai kanan di Eropa, kini studi dari para ahli di Jerman Rabu (13/10) kemarin mengungkapkan bahwa rasisme telah berkembang luas di Jerman, ditengah-tengah perdebatan seputar imigrasi, terutama dari kaum muslim, yang terus menyulut kemarahan di dalam negara Jerman.
Studi yang dilakukan oleh Lembaga Friedrich Ebert ini, memperlihatkan bahwa lebih dari sepertiga (34,3%) dari mereka yang disurvei percaya imigran Jerman 16mn atau orang pendatang memilih tinggal di Jerman hanya untuk manfaat sosial.
Langganan:
Postingan (Atom)
