Pencitraan buruk yang dilakukan oleh media kafir untuk mendiskreditkan Islam dan Muslimin ternyata boleh dikatakan sukses, setidaknya untuk wilayah yang memang mayoritas non-muslim seperti di Eropa dan Amerika Serikat.
Lewat media cetak dan elektronik seperti internet misalnya, mereka tak hentinya melakukan propaganda busuk dan licik guna membentuk opini yang buruk dan citra negatif kepada Islam dan Muslimin khususnya yang mereka katakan fundamentalis. Melakukan penggiringan opini kepada masyarakat awam dengan sangat mudah dilakukan karena bisa dikatakan media-media besar yang selama ini menjadi corong propaganda mereka,dan juga antek-antek mereka yang dianggap Tokoh oleh masyarakat awam (grass root) secara serempak mengikuti instruksi sang MAJIKAN!!
18 Nov 2010
Kewajiban "Jihad" Opini
17 Nov 2010
Makna Tersirat Berkurban
Setelah selesai menjalankan Shalat Ied tadi pagi, saya memilih tetap duduk ditempat mendengarkan sang khatib ceramah disaat orang lain bergegas meninggalkan masjid. Padahal sebelumnya sudah ada wanti-wanti dari pengurus masjid agar jangan meninggalkan masjid sebelum ceramah usai. Dalam hati saya bertanya "Kenapa muslim sekarang enggan atau cenderung malas dalam mendengarkan?" mungkin perlu di kembangkan budaya untuk mendengarkan pada muslimin daerah ini.
Menghargai Perbedaan
Setelah sekian kali Umat Islam di Indonesia (mungkin juga dunia) berbeda penetapan tanggal Hari Raya Idul Adha, tahun ini ternyata lagi-lagi berbeda. Maksud tulisan saya disini bukan untuk mengomentari perbedaan itu tapi hanya sekedar merenung dan meresapi sejenak Hadits Nabi saw "Perbedaan Umatku adalah rahmat". Mungkin hadits inilah yang banyak dilupakan orang terutama kita yang berada di level grass root(awam) atau dalam terminologi agama adalah Muqallid.
31 Okt 2010
Heran Permusuhan Antar Harakah
Saat saya sedang bingung dalam menyikapi banyaknya Harakah di Indonesia maupun Dunia Islam Internasional, saya menyempatkan mengetikan kata HARAKAH pada Om Google dan salah satu artikel dari baris hasil pencarian menarik perhatian saya. Judul tersebut adalah "Kritik Terhadap Harakah Islam Yang Mengakui Sistem Thaghut".
Judul tersebut saya rasa lebih merupakan sindiran dari penulis artikel yang merasa Ideologi Harakah nya diserang oleh Harakah Islam lain yang mengusung Ideologi yang berbeda walaupun tujuannya sama: KEJAYAAN ISLAM.
29 Okt 2010
Mbah Maridjan: Antara Amanat,Rasional,Kultus Individu
Saat saya mendengarkan ceramah Jum'at tadi, saya menyimak dengan seksama sang khatib membaca khutbah. Materi ceramah yang dibacakannya menarik perhatian saya karena mengangkat isu aktual yang sedang ramai saat ini yaitu: MBAH MARIDJAN.
Banyak yang menyikapi perihal kematian Mbah Maridjan ini dari mulai yang mengaitkannya dengan ke "Shalihan" Mbah Maridjan dikarenakan posisi jenazahnya yang sedang sujud dan juga yang menyesalkan tindakannya tidak menuruti perintah rajanya (Hamengku Buwono X) yang menyebabkan ke "Saktiannya" luntur.